Info & Blog

Yuk Ketahui Lebih Lanjut Mengenai Cara Cek Saldo JHT

Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan sebuah program dari BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan bagi para pekerja untuk memungkinkan mereka dalam menerima sejumlah dana sebagai pengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja tersebut. Terputusnya penghasil dapat didasari oleh beberapa faktor, yaitu jika sang pekerja telah mencapai usia pensiun, jika meninggal dunia, atau jika mengalami cacat permanen.

(Baca Juga: 3 Cara Mudah Cek Saldo BPJS)

Seperti dengan namanya, program JHT ini memang diperuntukan sebagai jaminan jika anda sudah tidak memungkinkan dalam bekerja dan mendapatkan penghasilan tetap lagi. Nah, bagi anda yang ingin mencairkan dana JHT, tentunya harus memenuhi beberapa kriteria terlebih dahulu, yaitu:

  • Anda sebagai penerima upah / gaji
  • Telah mencapai usia 56 tahun
  • Jika tenaga kerja meninggal dunia atau mengalami cacat permanen
  • Telah berhenti bekerja selama 5 tahun
  • Jika tenaga kerja pergi keluar negeri dan tidak kembali
  • Jika tenaga kerja beralih profesi sebagai PNS, POLRI, atau ABRI.

Cara Cek Saldo JHT

Ternyata, anda juga bisa lho mengecek saldo yang terdapat di kartu JHT anda. Pastinya anda juga ingin tahu kan kira-kira sudah berapa jumlah dana yang telah terkumpul di BPJS? Nah ini dia beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengeceknya, yaitu:

1. Melalui SMS

Teknologi paling sederhana yang dapat anda lakukan dengan cara yang sangat mudah untuk mengecek JHT yaitu melalui SMS. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan registrasi,

Ketik: REG # NoJamsostek/BPJS # Tanggal Lahir # Nama Ibu Kandung kirim ke 2757

Setelah melakukan registrasi, anda akan mendapatkan sms balasan yang memberitahukan bahwa pendaftaran telah berhasil dalam layanan cek SALDO dan disertai pula oleh nomor ID.

2. Melalui Aplikasi BPJSTK Mobile

BPJS Ketenagakerjaan memiliki aplikasi bernama BPJSTK Mobile yang dapat diunduh melalui smartphone, baik itu yang berbasis Android, Apple (IOS) ataupun Blackberry.

Setelah anda berhasil mengunduh aplikasi, langkah selanjutnya ialah melakukan registrasi dengan memasukan data-data yang diminta, seperti nomor KPJ, nomor E-KTP, tanggal lahir, dan nama lengkap.

3. Melalui Mesin ATM

Untuk saat ini, hanya nasabah bank BNI saja yang dapat melakukan pengecekan saldo JHT melalui ATM. Caranya tidak jauh berbeda dengan melakukan pengecekan saldo di ATM biasa. Yang perlu anda lakukan ialah dengan mengikuti panduan yang telah tertera di layar monitor ATM. Hanya saja, melalui ATM anda tidak dapat menarik dana tersebut melainkan hanya bisa melihat saldo di layar monitor.

4. Melalui Situs (Online)

Jika belum pernah registrasi sebelumnya, maka langkah pertama yang harus dilakukan ialah dengan melakukan registrasi dengan cara sebagai berikut:

  • Kunjungi situs https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/registrasi.bpjs dan pilih menu ‘registrasi’ di halaman situs
  • Isi formulir sesuai dengan data: Nomor KPJ Aktif, Tanggal lahir, Nomor E-KTP, Nama Ibu Kandung, Nomor Handphone dan Email.
  • Setelah mengirimkan data yang diminta, anda akan diberikan sebuah PIN yang nantinya akan dikirimkan melalui inbox email yang didaftarkan untuk digunakan sebagai log in.
  • Anda juga akan dikirimkan pin aktivasi melalui SMS dengan nomor yang telah didaftarkan pula

Jika sudah melakukan registrasi, maka anda sudah bisa melakukan pengecekan saldo JHT dengan cara:

  • Masuk ke alamat situs https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/sso/login.bpjs
  • Masukan User ID E-KTP atau email yang digunakan ketika melakukan registrasi
  • Pilih menu ‘Layanan’
  • Pada kolom ‘Layanan Cek Saldo JHT’ pilih aktivasi
  • Masukan PIN Aktivasi yang dikirimkan melalui SMS yang kemudian klik ‘enter’
  • Setelah berhasil melakukan aktivasi, pilih menu ‘cek saldo JHT’ dan submit
  • Saldo JHT akan ditampilkan di layar

5. Melalui Kantor Cabang

Datang langsung ke kantor cabang mungkin merupakan cara paling tradisional tetapi juga cepat. Anda hanya perlu datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan dengan membawa persyaratan-persyaratan yang diperlukan.

Nah, ternyata mengecek saldo JHT itu tidak susah kan? Anda juga bisa memilih cara apa yang dapat anda lakukan yang tentunya juga membuat anda paling merasa nyaman. Sebenarnya, dana JHT baru akan bisa dicairkan secara full ketika anda telah mencapai usia 56 tahun dan sudah dalam status tidak bekerja selama 5 tahun.

Walau begitu, jika anda sudah mencapai usia 10 tahun bekerja, dana JHT sebenarnya sudah bisa dicairkan meskipun tidak full atau penuh. Tetapi, tentu saja hal tersebut sangat disayangkan untuk dilakukan. Karena, bukan hanya sebagai jaminan hari tua, JHT juga sekaligus berfungsi sebagai investasi jangka panjang.

(Baca Juga: Tips Menghindari Penipuan Saat Daftar BPJS Kesehatan)

Nah, bagi anda yang masih muda, jangan cepat-cepat memutuskan untuk menarik dana JHT sebagian, karena tentunya hal tersebut akan berdampak di kondisi finansial anda di masa depan. Dari pada menarik dana JHT, mulai saja berinvestasi dengan menggunakan Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bisa didapat dengan sangat mudah dan tentunya juga dapat disesuaikan oleh kebutuhan melalui CekAja.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi https://www.cekaja.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *