4 Hal yang Harus Dicermati Saat Mengajukan Pinjaman Tunai Tanpa Jaminan
Pinjaman Tanpa Agunan

4 Hal yang Harus Dicermati Saat Mengajukan Pinjaman Tunai Tanpa Jaminan

Mengajukan pinjaman tunai tanpa jaminan memang bisa menjadi solusi efektif bagi kita yang memerlukan sejumlah dana untuk membiayai hal-hal penting dalam hidup. Banyak bank atau lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman tunai tanpa jaminan sehingga kita bisa merasa lega dalam memenuhi kebutuhan tertentu.

Namun, saat mengajukan pinjaman tunai tanpa jaminan atau yang kerapkali disebut KTA (Kredit Tanpa Agunan), kita harus cermat dalam menyikapinya. Ada beberapa hal yang harus dicermati saat kita mengajukan pinjaman tunai tanpa jaminan supaya kita terhindar dari resiko ketidakberhasilan melunasi cicilan. 

1. Jumlahkan semua biaya KTA

Komponen biaya dalam KTA meliputi bunga pinjaman dan biaya provisi, asuransi, bunga keterlambatan dan bunga percepatan pelunasan. Apabila ada bank yang menawarkan bunga rendah, bukan berarti bank tersebut menawarkan KTA terendah, melainkan ada biaya provisi yang tinggi. Bisa jadi bunga yang diberlakukan adalah bunga mengambang, yang nilai bunganya akan naik seiring naiknya suku bunga di pasar Indonesia. Jadi, jangan cek satu komponen saja. Melainkan catat dan jumlahkan semua biaya yang ada. Karena total bunga dan biaya inilah yang menjadi acuan dasar untuk cicilan kita setiap bulannya.

2. Cek bunga dan provisi terendah

Bank di Indonesia biasanya menetapkan suku bunga tetap atau flat untuk pinjaman KTA. Hal ini menandakan bahwa bunga selalu dihitung berdasarkan pinjaman awal. Karena itu, nilainya tidak akan turun meskipun kita sudah melunasi sebagian dari pinjaman kita. Tingkat bunga KTA memiliki dampak paling besar pada cicilan per bulan yang harus kita bayar. Semakin rendah bunganya, maka semakin ringan pula cicilannya. Ada bank yang mengenakan bunga 10% , namun ada juga bank yang mengenakan bunga sebesar 23,88%. 

3. perhatikan masa tenor

Tenor atau periode pelunasan cicilan, ambillah tenor sesingkat yang kita mampu. Semakin lama tenor kita, maka semakin sering kita harus mengeluarkan uang untuk membayar berbagai macam biaya ini. Belum lagi bila kita telat membayar cicilan, maka ujung-ujungnya tenor yang lama bisa lebih mahal daripada tenor yang pendek. Maka, perhatikan baik-baik masa tenor yang dipilih.

4. was-was terhadap biaya dan penalty

Perhatikan berbagai macam persyaratan dan ketentuan supaya kita terhindar dari biaya dan pinalti. Nilai biaya dan pinaltinya pun harus kita tahu sejak awal. Ada bank yang mengharuskan kita membayar pinalti apabila kita melunasi pinjaman lebih awal disbanding tenor yang disetujui. Pinalti ini ada karena bank akan kehilangan pendapatan yang seharusnya mereka dapatkan dari bunga bulanan kita.

Nah, itulah hal yang perlu kita cermati saat hendak mengajukan pinjaman tunai tanpa jaminan. Saat hendak mengajukan pinjaman tunai ke bank, sebaiknya kita tahu prediksi nominal uang pinjaman beserta jangka waktu pembayarannya. Untuk mengetahui cek secara online di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan. Jadi saat mau ke bank, kita sudah punya paham mengenai berapa cicilan bulanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *